Sabtu, 17 Maret 2012

Subject Verb Agreement (English Business 2)

   The subject and verb must agree in number: both must be singular, or both must be plural. Problems occur in the present tense because one must add an -s or -es at the end of the verb when the subjects or the entity performing the action is a singular third person: he, she, it, or words for which these pronouns could substitute.
I.            Singular subject
Singular verb
Tenses
1.  1.   He/She/it
verb1 + es/s
simple present
2.   2.    He/She/it
is + verb-ing
present continuous
3.    3.   He/She/it
was + verb-ing
past continuous
4.    4.  He/She/it
Has/have + verb3
present perfect
5.    5.  He/She/it
has + been + verb-ing
present perfect continuous
6.    6.  He/She/it
Is/are going to + verb1
simple future
7.    7.  He/She/It
Is/are going to + be verb-ing
future continuous
8.    8. He/She/it
Was/would + verb1
past future
9.    9. He/She/It
Was/would + be verb-ing
past future continuous
Singular forms in the following examples:
1.  1.   The cat sitting on my bed.
2.     2.    My mother has a new  shirt.
3.    3.   I study English everyday.
4.   4.  He usually studies English.
5.   5.    It doesn’t often sleep in the room.
6.     6.    Do I study Math everyday ?
7.     7.    Does it sleep behind the room ?
8.     8.    I haven’t  received a gift.
9.    9.  She has lived in Bali since 1990.
10.  I have heard this game before.

II.         Plural subject
Plural verb
Tense
1.    1.  I/we/you/they
verb1
simple present
2.    2.   I/we/you/they
am/are + verb-ing
present continuous
3.   3.   I/we/you/they
was/were + verb-ing
past continuous
4.    4.    I/we/you/they
have+ verb3
present perfect
5.  5.   I/we/you/they
have + been + verb-ing
present perfect continuous
6.    6.    I/we/you/they
am/are going to + verb1
simple future
7.    7.     I/we/you/they
am/are going to + be verb-ing
future continuous
8.    8.    I/we/you/they
was/were going to + verb1
past future
9.    9.    I/we/you/they
was/were going to + be verb-ing
past future continuous
Plural  forms in the following examples:
1.    1. There are five  pencils on my desk.
2.   2.  They are riding their  bikes.
3.   3. Susan has four  posters.
4.   4. How many  books do you have in your bag?
5.  5. There are three windows in the  room.
6.   6. We sing a song once a day
7.    7. We have to go home now.
8.    8. We were reading the lesson.
9.   9. They were buying the Math books. 
10.  Were they listening to radio ?



Sabtu, 31 Desember 2011

Think you know ?


    Suatu ketika saya sedang nonton di bioskop bilangan Jakarta, ketika itu filmnya adalah Mission Impossible. Pada saat film diputar tidak ada suara yang terdengar padahal adegannya sudah terlihat, spontan penonton bertanya-tanya termasuk saya, tapi sebagian dari kami hanya menggerutu saja dan tak ada yang protes sampai ketika seorang pria bule berteriak “Hey…mana suaranya ??, kemudian dia berjalan menghampiri petugas, “kenapa tidak ada suara ?? kemudian petugas itu menjawab “ sorry sir we have a little problem” (yang bule ngomong Indonesia, yang Indonesia gaya-gayaan ngomong Inggris..ini yang bego siapa yah ..hhe), “seharusnya kamu kasih tau dong dari awal” lanjut bule tersebut, spontan penonton yang melihat pun tertawa-tertawa kecil melihat tingkah bule tersebut, kemudian dia berjalan kembali ke tempat duduknya dan berkata dengan suara pelan “gila !”(kebetulan saya tak sengaja mendengar) Setelah itu baru suara film tersebut keluar.
    Saya kemudian bertanya-tanya dalam hati, kenapa dari sekian banyak penonton hanya satu orang yang berani protes ?, dan yang melakukannya pun bukan orang Indonesia, apakah kita malu ? atau takut dibilang norak ?, mengapa kita cenderung tidak percaya diri justru di Negara kita sendiri, bandingkan dengan bule tadi yang sangat percaya diri padahal bukan di Negara dia ? dan yang lebih aneh lagi orang yang melakukan protes untuk suatu kebenaran malah ditertawakan, aneh !!
   Dari kejadian tersebut dapat dilihat bahwa kebanyakan dari kita urung untuk menyatakan pendapat, apakah karena malu ? atau sebagian dari kita tidak percaya diri. Ada suatu kisah ketika dosen saya sedang mengajar matematika, setelah beliau selesai menerangkan beliau bicara “ada yang ingin ditanyakan ??” kita semua hanya terdiam, padahal di dalam hati tersirat banyak pertanyaan apalagi ini menyangkut matematika. Lalu dosen saya bilang “suatu ketika saya sedang mengajar dihadapan monyet-monyet, kemudian saya bilang ada yang ingin ditanyakan ? monyet tersebut hanya diam dan garuk-garuk kepala, lalu apa bedanya dengan kalian semua ??”. Kemudian kami pun langsung tertawa mendengar cerita dari dosen tadi, sekali lagi..aneh !!
   Apa yang terjadi dengan kita ? kenapa kita cenderung tidak berani mengemukakan pendapat kita ? apakah karena malu ? atau takut salah ?. Satu yang saya ingat ucapan dari dosen saya yaitu “jangan takut untuk bertanya dan jangan takut salah”.

Virus Komputer Infeksi Manusia.. Waspada

Tak hanya menginfeksi perangkat, kini virus komputer mampu menginfeksi manusia. Hal semacam ini disebut ‘biologi buatan’ dan medan ini telah masuk tahap pertumbuhannya. Melalui ‘biologi buatan,’ bisa ‘mengoprek’ genetika dari bentuk kehidupan. Pengusaha miliarder Craig Venter menciptakan ‘kehidupan buatan’ untuk pertama kalinya pada tahun lalu dan membabtis bentuk kehidupan itu dengan nama ‘Synthia’.

Namun, para ahli yang bekerja di bidang ini yakin, keahlian ini mempercepat evolusi alam dengan faktor jutaan tahun dan beberapa ahli memperingatkan, biologi buatan bisa mengalami lepas kendali. Andrew Hessel dari University of Singularity mengatakan, biologi buatan yang ada di kampus penelitian NASA ke sebuah dunia di mana hacker (peretas) bisa merekayasa virus atau bakteri untuk mengontrol pikiran manusia.

Hessel yakin, rekayasa genetika merupakan perbatasan berikutnya dari komputasi. “Ini merupakan salah satu teknologi terkuat di dunia,” kata Hessel. ”Saya menganggap sel-sel merupakan komputer hidup dan DNA merupakan bahasa pemrograman,” lanjutnya.
“Sayang ingin melihat kehidupan diprogram dan digunakan untuk memecahkan tantangan global sehingga manusia bisa mencapai hubungan berkelanjutan dalam biosfer. Ini akan tumbuh lebih cepat dari teknologi komputer,” katanya.

Hessel meramalkan munculnya sebuah dunia di mana manusia bisa ‘mencetak’ DNA, bahkan ‘mengurai kode’ itu. Namun ia memperingatkan saat di konferensi teknologi TXM, virus dan bakteri mengirim bahan kimia ke otak manusia dan ini bisa digunakan mempengaruhi atau bahkan ‘mengendalikan’ orang itu sendiri.
Sebuah virus harfiah disuntikkan ke dalam ‘tuan rumah’ dengan kedok vaksin bisa digunakan mengendalikan perilaku. Hessel juga memperingatkan, manusia mungkin saja ‘harus mempelajari cara membalas senjata ini’.

Ahli keamanan Marc Goodman mengatakan, “Biologi buatan akan mengarah pada bentuk-bentuk baru bioterorisme. Kejahatan bio saat ini mirip kejahatan komputer di tahun delapan puluhan awal dimana awalnya hanya sedikit yang mengakui masalah ini namun masalah ini tumbuh secara eksponensial”.

Saat pengusaha miliarder Craig Venter ‘menciptakan kehidupan’ tahun lalu dengan menambahkan DNA buatan ke sel bakteri, Profesor Julian Savulescu dari Oxford University mengatakan, Venter memaksa membuka pintu paling mendalam sejarah manusia.

Pintu ini sendiri ia anggap berpotensi ‘mengintip’ ke dalam takdir manusia, lanjutnya.”Di masa depan, hal ini bisa digunakan untuk membuat senjata bio paling kuat yang pernah dibayangkan,” katanya.

Di sisi lain, Hessel optimis mengenai masa depan biologi buatan ini. Para ilmuwan yang menjalani vasektomi karena ‘tak percaya proses’ reproduksi alami mengatakan, “Kami akan membuat genom buatan, genom manusia. Ini akan membuat kloning tampak organik dan membuat reproduksi manusia tampak kuno”.

Blogger dunia Komputer Darlene Storm mengatakan, “Saya tahu orang-orang yang bahkan tak bisa menjaga komputernya agar tetap terlindungi, diperbarui dan ditambal. Saya ingin tahu apa mereka lebih berpikiran aman saat hacking bisa sangat mematikan”.


Komputer pengukur jetak jantung

Tidak jarang kita memaksakan diri untuk mengerjakan sesuatu dan menatap computer dari jam ke jam, meskipun kondisi fisiknya lelah. Kini, para ahli komputer dari Israel menciptakan teknologi baru untuk mengatasi masalah tersebut.

Perusahaan Israel IDesia mengembangkan teknologi yang diberinama Biodynamics Signature (BDS). Teknologi ini mampu mengukur detak jantung seorang pengguna komputer dan mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak bila level jantung mereka dirasa sudah melampaui batas.

Melalui denyut jantung, tingkat stress seseorang bisa diketahui. cara kerja teknologi tersebut tak jauh berbeda dengan alat pendeteksi sidik jari. Namun, alat yang digunakan untuk mengukur detak jantung berbentuk seperti mouse yang dapat menghubungkan komputer ke bagian tubuh pengguna seperti tangan dan menyensor aliran darah serta denyut jantung.

"Detak jantung setiap orang berbeda-beda,sama seperti sidik jari," ujar Vice Presiden IDesia, David Chang seperti dilansir AsiaOne, Minggu (6/6/2010).

IDesia mengungkapkan, alat tersebut akan dipasarkan pada kuartal keempat 2010. Perangkat tersebut dikenalkan pada ajang Computex Taiwan yang berlangsung 1-5 Juni 2010.

"mengetahi mood anda untuk melakukan pekerjaan adalah hal yang sangat penting, ini sama saja dengan ramalan cuaca di televisi, dimana anda dapat lebih mempersiapkan diri untuk menghadapai pekerjaan," kata seoraang pria berusia 60 tahun yang menguji alat tersebut. (ugo).


Referensi

Biar komputer aman

Cara mengamankan komputer dari serangan virus dan agar komputer awet tahan lama - Pernahkah anda mendengar Deepfreeze ? biasanya ada diwarnet-warnet? ya itulah yang akan dibahas kali ini. Apa itu deepfreeze ? sebuah software yang digunakan untuk mengamankan komputer dari gangguan error. Seperti disebabkan oleh kenakanalan anak-anak sampai dengan serangan berbagai virus komputer.

Bagaimana Software Deepfreeze bekerja ?
Software yang diproduksi oleh website resminya yaitu www.Faronic.com , telah berhasil mengubah sebuah komputer menjadi Freeze atau beku. Seperti halnya air dimasukkan kedalam freezer akan membeku membentuk es. Deepfreeze melakukan freezer terhadap sebuah komputer, sehingga komputer menjadi freeze. Pada saat kondisi inilah, apapun perubahan setting yang terjadi pada sebuah komputer akan kembali normal, ketika komputer direstart ulang. Maka seolah-olah komputer kita akan kebal terhadap virus dan tindakan mall praktek :D. Ini sangat bermanfaat sekali bagi anda yang ingin mengamankan Document-document yang sangat penting, karena document akan tetap ada walaupun document telah dihapus. Secara automatis setelah direstart document anda yang terhapus tadi akan kembali ke tempat semula .

Product apa saja yang Faronic Lab produksikan ?
Sebenarnya produk yang mereka keluarkan bukan hanya Deepfreeze. Ada satu lagi yang populer , yaitu Anti_Executable. Software ini akan melarang aktifitas untuk menjalankan software-software yang ber-ekstensi .Exe (executable). Biasanya sofware deepfreeze dan antiexecutable banyak anda jumpai dan banyak diterapkan pada warnet-warnet .Hal ini bertujuan agar komputer warnet mereka tetap aman dari segala tindakan yang merusak OS komputer tersebut. Meskipun anda beberapa lainnya product dari faronic lab, tapi kali ini saya membahas yang penting saja yaitu deepfreeze dan anti executable . :).


Sumber

Agar tidak stress

Anda pernah trauma terhadap suatu kegagalan? Cara yang sama bisa kita lakukan untuk menhilangkan trauma tersebut. Kita harus mengulangi kembali kegagalan tersebut dalam sebuah simulasi. Yang perlu diperhatikan adalah simulasi yang dilakukan persis sama dengan kejadian yang sebenarnya. Para korban gempa melalui alat simulasi tersebut merasakan kembali goncangan yang sesunggunya, hanya saja bukan dari gempa sesungguhnya tetapi dari alat simulasi. Unutk menhilangkan trauma atas kegagalan yang pernah kita lakukan berarti kita harus mengalami kembali kejadian yang sesungguhnya.
Jika anda pernah gagal bisnis dan membuat anda trauma, anda harus mengulagi kembali kegagalan tersebut. Perbedaannya adalah dalam skala dimana anda sanggup menerima kegagalan tersebut tanpa mengalami trauma. Sederhananya adalah dengan mencoba menjalankan bisnis kembali dengan modal yang lebih kecil. Jangan piker untuk sekses dulu, jalankan apa adanya.
Apa pun yang terjadi, baik sukses atau gagal, coba lagi berbisnis dengan modal yang lebih besar, dan seterusnya sampai anda nyaman dengan kegagalan yang anda alami. Lama kelaman trauma yang ada dalam diri anda insya allah akan hilang atau berkurang seperti apa yang dilakukan oleh alat simulasi gempa tersebut. Selamat mencoba.

Diambil dari buku Super Great Memory

Mainan rubik

Kubus Rubik's adalah sebuah teka-teki mekanik yang ditemukan pada tahun 1974 oleh pemahat dan profesor arsitekturHungaria, ErnÅ‘ Rubik.Kubus ini terbuat dari plastik dan terdiri atas 26 kubus kecil yang berputar pada poros yang terlihat. Setiap sisi dari kubus ini memiliki sembilan permukaan yang terdiri dari enam warna yang berbeda. Ketika teka-teki ini terpecahkan, setiap sisi dari kubus ini memiliki satu warna dan warna yang berbeda dengan sisi lainnya.
Kubus ini dibuat kembali dan dipasarkan di kawasan eropa pada Mei, 1980. Rubik's dianggap merupakan mainan yang laris banyak terjual di dunia, dengan sekitar 300 juta kubus Rubik's termasuk imitasinya terjual.
Rekor tercepat dalam menyelesaikan Kubus Rubik's (Rekor Indonesia) berhasil dicetak pada acara HUT MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) pada tanggal 31 Januari 2007 di Hotel Grand Candi, Semarang. Catatan waktu yang dibukukan adalah 19,33 detik atas nama Abel Brata Susilo.

Speedcubing
Definisi speedcubing adalah menyelesaikan Kubus Rubik’s secepat mungkin. Di Indonesia sendiri speedcubing belum terlalu populer. Meskipun begitu, ada sekelompok pemuda Jakarta yang memiliki hobi speedcubing, akhirnya sepakat membentuk JRCC (Jakarta Rubik's Cube Club). Visi mereka adalah mempopulerkan speedcubing agar sejajar dengan olahraga yang lain seperti catur, billiard, renang, dll. Melalui misi mengadakan kompetisi-kompetisi dan kegiatan-kegiatan speedcubing baik yang bertaraf lokal maupun internasional. Sekretariat dan Pusat Pelatihan JRCC beralamat di LTC (Lindeteves Trade Center) Glodok, Lantai UG.


www.wikipedia.com 

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes